Minggu, 25 November 2012

CEWEK- CEWEK INSPIRATIF



Wanita- Wanita Luar Biasa ^_^

Buku ini menginpirasi para pembaca, khususnya kaum hawa dan umumnya semua umat manusia termasuk kaum adam :-), karena menjadi gambaran ketika memilih calon pendamping yang baik kelak nanti.
Kalau masih ada bukunya wajib baca judulnya "Cewek- Cewek Inspiratif" penulis Sifa D. Gumaisha. Dari buku ini terdapat kisah- kisah dan tauladan yang baik yang diunjukan dan dicontohkan oleh para terdahulu kita pada zaman Nabi Muhammad SAW. 
Dalam buku ini ada 12 cerita cewek- cewek inspiratif. Ke-12 perempuan tauladan tersebut diantaranya:

1.     Khadijah binti Khuwailid (Miss Pede)
2.    Maryam binti Imran (Miss Ajaib)
3.    Asiyah binti Muzahim (Miss Commitment)
4.    Fathimah binti abdul Malik (Miss Low Profile)
5.    Fathimah binti Muhammad (Miss Smart)
6.    Masyitah (Miss Istiqamah)
7.    Rabi’ah Al- Adawiyah (Miss Jomblo)
8.    Sumayah binti Khutbah (Miss Pioner)
9.    Ummu Zainab binti Jashy (Miss Panjang Tangan)
10. Shafiyah binti Abdul Muthalib (Miss Braver)
11.  Asma binti Abu Bakar (Miss Poor)
12. Ummu Sulaim binti Milhan (Miss Maskawin)

Julukan- julukan dari ke duabelas wanita- wanita tersebut ada yang kita pertanyakan seperti miss panjang tangan, miss poor, miss maskawin dan lain- lain. Tapiiiii jangan salah faham dulu yaaa. Maksud dari julukan seperti miss panjang tangan bukan berarti suka mencuri tapi makna lain dari julukan tersebut bahwa Zainab binti Jashy tidak meninggalkan satu dirham ataupun satu dinar. Beliau menshadaqahkan apapun yang ada di tangannya sehingga beliau menjadikan tempat berlindung bagi orang- orang miskin. Begituhh maksudnya !!!

Sooo bacalah kisah- kisah wanita- wanita inspiratif dari pendahulu kita baik dari buku seperti ini ataupun dari buku lain yang menceritakan sejarah- sejarah para wanita- wanita inspitaif  ^_^



Sumber:
Buku ‘Cewek- Cewek Inspiratif” penulis Syifa D. Gumaisha

Kamis, 08 November 2012

LHMB MODEL DESAIN PEMBELAJARAN ADDIE


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Ada banyak model desain pembelajaran yang kita ketahui salah satunya adalah model desain pembelajaran ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementation and Evaluation). Kadang seorang pendidik ketika mengajar di dalam kelas tidak melihat/ menganalisis kebutuhan dan kompetensi serta karakteristik peserta didiknya. Padahal hal ini sangat penting dalam kelancaran sistem belajar mengajar dan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Banyak hal/ penunjang keberhasilan proses belajar mengajar di dalam kelas, baik itu yang berasal dari pendidik maupun dari peserta didik. Pendidik dalam merancang pembelajarannya pun sangat berpengaruh. Ketika seorang pendidik merancang/ mendesain pembelajaran akan memudahkan dalam penyampaian materi pembelajaran, karena desain pembelajaran akan menjadikan rencana proses belajar mengajar tersusun dengan sistematik.
Model desain pembelajaran ADDIE ini dapat dijadikan solusi dalam mendesain pembelajaran. Dengan adanya komponen analisis, pendidik dapat menganalisis baik itu karakteristik atau pengetahuan peserta didik sebelum dimulai proses belajar mengajar. Sehingga model desain pembelajaran ini dapat dijadikan solusi dalam kegiatan belajar mengajar. Bukan berarti hanya model desain ini yang paling baik, karena pada dasarnya model desain yang baik adalah yang dapat menghasilkan output yang baik. Namun penulis prediksi model ini merupakan salah satu yang dapat memecahkan masalah- masalah dalam pembelajaran.

B.       Pembatasan Masalah
Banyaknya masalah- masalah yang dihadapi dalam proses belajar mengajar menjadikan kita sebagai pendidik mencari- cari solusi yang tepat untuk memecahkan masalah tersebut. Sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Ada banyak solusi pemecahan masalah tersebut melalui desain pembelajaran. Desain pembelajaran ini diharapkan mampu memecahkan masalah- masalah yang ada dalam proses belajar mengajar. Ada banyak model desain pembelajaran yang yang kita ketahui, namun penulis akan membatasi pembahasan hanya pada Model Desain Pembelajaran ADDIE.

C.      Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang kita tampilkan dalam bagian ini adalah:
1.      Apa yang dimaksud dengan model desain pembelajaran ADDIE ?
2.      Langkah- langkah apa saja yang digunakan dalam model desain pembelajaran ADDIE ?
3.      Apa saja kelebihan dan kekurangan dari model desain pembelajaran ADDIE?

D.      Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penulisan ini adalah:
1.      Mengemukakan definisi model desain pembelajaran ADDIE.
2.      Mendeskripsikan langkah- langkah yang digunakan dalam model desain pembelajaran ADDIE.
3.      Mengemukakan kelebihan dan kekurangan dari model desain pembelajaran ADDIE.

E.       Manfaat Penulisan
Pembahasan masalah dengan model desain pembelajaran ADDIE ini dapat dimanfaatkan oleh pembaca yaitu lebih tepatnya oleh pendidik. Karena dengan adanya pembahasan ini pendidik akan mampu menggunakan desain pembelajaran dalam proses belajara mengajar, sehingga masalah- masalah dalam merencanakan proses pembelajaran dapat terpecahkan. Manfaat lain yang dapat diperoleh adalah bahwa model ini dapat digunakan untuk merancang/ mendesain pembelajaran.

BAB II
DESKRIPSI ISI BAB

Pembahasan model desain pembelajaran ini ada pada BAB V, yang merupakan isi bab dan keseluruhan bab dalam buku ini ada 7 bab. Buku ini berjudul Model Desain Sistem Pembelajaran dengan pengarang Benny A. Pribadi, diterbitkan oleh Dian Rakyat di Jakarta tahun 2009 dan merupakan cetakan pertama. Model desain pembelajaran ini ada pada BAB V Analisis Model Desain Pembelajaran dengan sub bab berupa model- model desain pembelajaran termasuk model desain pembelajaran ADDIE yang merupakan sub bab ke-5.
Model desain pembelajaran ADDIE adalah model desain pembelajaran yang menggunakan 5 tahap/ langkah sederhana dalam pengaplikasinnya. Ini merupakan desain pembelajaran yang mudah dipelajari. Sesuai dengan namanya model desain pembelajaran ADDIE ada 5 tahap/ langkah dalam pembelajarannya yaitu Analysis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation.
Kalau kita susun maka akan diperoleh tahapan/ langkah- langkah model desain pembelajaran ADDIE adalah sebagai berikut:
1.      Analisis
Pada langkah ini pendidik/ pendesain sistem pembelajaran harus memperhatikan komponen- komponen penunjang agar proses belajar mengajar dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Pendesain harus mengetahui terlebih dahulu pengetahuan, karaktreristik, keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik serta kemampuan apa yang perlu dimiliki oleh peserta didik.
2.      Desain
Desain ini merupakan langkah lanjutan setelah analisis. Setelah masalah- masalah dianalisis maka harus dicari solusi alternatif, dengan merancang sistem pembelajaran yang sesuai sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik oleh peserta didik. Dan untuk mengetahui apakah program pembelajaran yang didesain dapat digunakan untuk mengatasi masalah- masalah yang terjadi pada peserta didik atau tidak.
3.      Pengembangan
Langkah pengembangan ini merupakan penjabaran dari langkah desain, setelah pembelajaran di desain maka apa yang ada dalam desain pembelajaran dikembangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Seperti mengembangkan materi pelajaran, strategi pembelajaran, pengembangan media pembelajaran dan penunjang pembelajaran lainnya.
4.      Implementasi
Tahap ini merupakan realisasi dari langkah pengembangan atau dalam kata lain ada proses penyampaian materi dan informasi. Pendidik membimbing peserta didik untuk memperoleh pengetahuan sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pendesain juga harus memperhatikan model dan strategi pembelajaran apa yang efektif untuk digunakan dalam penyampaian materi, karena akan mempengaruhi pencapaian tujuan pembelajaran.
5.      Evaluasi
Evaluasi ini merupakan proses yang dilakukan untuk memberikan nilai terhadap program pembelajaran. Penilaian terhadap kompetensi, pengetahuan, keterampilan, sikap peserta didik setelah memperoleh program pembelajaran tersebut. Evaluasi ini merupakan tahap akhir dari proses pembelajaran.

Kekurangan dan Kelebihan Model Desain ADDIE ini adalah:
1.      Kelebihan model ini sederhana dan mudah dipelajari serta strukturnya yang sistematis.
Seperti kita ketahui bahwa model ADDIE ini terdiri dari 5 komponen yang saling berkaitan dan terstruktur secara sistematis yang artinya dari tahapan yang pertama sampai tahapan yang kelima dalam pengaplikasiannya harus secara sistematik, tidak bisa diurutkan secara acak atau kita bisa memilih mana yang menurut kita ingin di dahulukan. Karena kelima tahap/ langkah ini sudah sangat sederhana jika dibandingkan dengan model desain yang lainnya. Sifatnya yang sederhana dan terstruktur dengan sistematis maka model desain ini akan mudah dipelajari oleh para pendidik.
2.      Kekurangan model desain ini adalah dalam tahap analisis memerlukan waktu yang lama.
Dalam tahap analisis ini pendesain/ pendidik diharapkan mampu menganalisis dua komponen dari siswa terlebih dahulu dengan membagi analisis menjadi dua yaitu analisis kinerja dan alisis kebutuhan. Dua komponen analisis ini yang nantinya akan mempengaruhi lamanya proses menganalisis siswa sebelum tahap pembelajaran dilaksanakan. Dua komponen ini merupakan hal yang penting karena akan mempengaruhi tahap mendesain pembelajaran yang selanjutnya.

BAB III
PEMBAHASAN

Tercapainya tujuan pembelajaran dipengaruhi oleh pemilihan model desain pembelajaran. Ketika kita ingin proses belajar mengajar berjalan sesuai yang diharapkan atau dapat berjalan dengan baik maka kita harus memilih model desain pembelajaran yang tepat pula bagi proses pembelajaran yang akan kita laksanakan. Sebagai pendidik harus mengetahui sistem mana yang cocok dengan keadaan peserta didik.
Selain model desain pembelajaran ADDIE ini sistematis artinya terperinci langkah- langkahnya, sehingga ketika kita ingin menggunakan model ini mudah untuk dipelajari. Dan tidak banyak langkah- langkah yang menurut pembaca terlalu membingungkan karena memang 5 langkah tersebut mewakili keseluruhan proses pembelajaran. Langkah- langkah per poin nya pun mudah untuk dipahami, untuk pendidik yang sering berkecimpung di duania pendidikan akan mudah untuk mempelajarinya. Dengan adanya model desain pembelajaran ini akan memudahkan pendesain untuk membuat sistem pembelajaran.
Banyak hal yang menjadikan model ini layak dijadikan suatu model desain pembelajaran, diantaranya konsepnya yang sederhana tapi mewakili keseluruhan sistem proses pembelajaran. Banyak sekali model- model desain pembelajaran yang ada, tergantung kita sebagai pendesain mampu memilah model mana yang cocok bagi peserta didik.
Kelebihan model ini ada pada strukturnya yang sistematis, sehingga tidak membingungkan pendesain dalam merancang sistem pembelajaran. Juga pada inti langkah- langkahnya yang dapat dengan mudah dipahami oleh pendesain pembelajaran. Sehingga dapat dengan mudah pendesain mengaplikasikan langkah- langkah dari model desain pembelajaran ADDIE ini.
Model ini dapat diaplikasikan pada setiap mata pelajaran yang ada di sekolah. Karena setiap pembelajaran yang dilakukan harus memperhatikan langkah- langkah atau urutan yang sistematis dalam penyusunan atau penggunaannya sehingga pembelajaran yang kita lakukan pula dapat tersusun dengan sistematis pula. Sehingga pendesain akan mengetahui mana yang seharusnya didahulukan dan mana yang seharusnya mendapat urutan beriktnya. Seperti menganalisis dulu baru setelah itu mendesain, tidak sebaliknya mendesain dulu baru menganalisis. Karena dengan menggunakan langkah yang tidak berurutan akan membingungkan pendesain dalam penyusunan sistem pembelajaran serta apa yang kita harapkan/ hasil dari proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan baik.
Pada bab ini juga penulis buku ingin menunjukan atau memperlihatkan bahwa pada setiap model desain pembelajaran memiliki sistematis atau urutan yang berbeda- beda. Sama halnya dengan model desain pembelajaran ADDIE juga yang dirancang dengan sistematis untuk memudahkan para pendidik mencerna isi atau makna dari langkah-langkah pembelajarannya.

BAB IV
PENUTUP
A.      Kesimpulan
Model desain pembelajaran ADDIE ini tersusun secara sistematik yang terdiri dari 5 langkah yaitu Analysis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation, diharapkan dapat membantu pendesain pembelajaran yaitu pendidik dalam menciptakan program pembelajaran yang efektif, efisien, dan menarik serta sesuai dengan apa yang diharapkan dalam tujuan pembelajaran. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh model desain pembelajaran ini.

B.       Saran
Untuk para praktisi pembelajaran/ pendidik, model desain pembelajaran ini bisa digunakan dalam proses pembelajaran. Karena sifatnya yang praktis dan simpel karena hanya ada 5 komponen langkah yang sudah kita ketahui makna/ maksud dari kelima langkah tersebut, sehingga memudahkan dalam penyusunannya. Dan model desain ini diharapkan mampu memecahkan masalah pembelajaran yang sedang dihadapi oleh pendidik.

Daftar Pustaka

Anindita, iche. 2012. Model Pembelajaran ADDIE. Tersedia pada http://icheanindita.blogspot.com/2012/08/model-pembelajaran-ADDIE.html. Online 30-08-2012
Jannah, Rohmatul. 2009. Model Assure dan ADDIE. Tersedia pada http://rohmatul-jannah.blogspot.com/2011/11/model-assure-dan-ADDIE.html. Online 30-08-2012
Pribadi, B.A. 2009. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: PT. Dian Rakyat.
Sanjaya, Wina. 2011. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Suparti. 2011. Desain Pembelajaran ADDIE. Tersedia pada http://id.scribd.com/doc/58528315/Model-Desain-Pembelajaran-ADDIE. Online 30-08-2012